Assalamualaikum warahmatullahhi wabarokatu.
ngak usah berlama-lama di sini mr. Kon akan membagi sedikit ilmu dalam duina desain. kali ini mr.kon akan memberikan video tutorial mendesain Kaos sederhana dengan menggunakan CorelDraw X4. Langsung saja tonton video di bawah. jangan lupa like, share and comment yaaa gan.. !! :D
Assalamualaikum warahmatullahhi wabarokatu.
ngak usah berlama-lama di sini mr. Kon akan membagi sedikit ilmu dalam duina desain. kali ini mr.kon akan memberikan video tutorial mendesain Kaos sederhana dengan menggunakan CorelDraw X4. Langsung saja tonton video di bawah. jangan lupa like, share and comment yaaa gan.. !! :D
14:50
Share:
Sunday, 15 November 2015
Seorang guru di Jeddah bercerita: disaat saya sedang berada di ruang guru, saya membuat segelas teh untuk diminum, tapi lonceng kemudian berbunyi sementara tehnya masih sangat panas dan disekolah ini semua wajib untuk bersegera menuju kelas saat lonceng sudah berbunyi.
Saya kemudian melihat seorang OB (Office Boy) berkebangsaan Filiphina, saya tersenyum kepadanya dan memberinya segelas teh itu. Keesokan harinya, OB itu datang kepada saya dan berkata kalau dia sangat kaget, itu adalah kali pertama ada seorang guru yang tersenyum kepadanya dan bahkan memberinya segelas teh, dia merasa kalau ada sesuatu yag salah.
Dengan berat saya berkata kepadanya:
"saya ingin memuliakanmu dan kami orang islam, dan beginilah akhlaq kami"
Dia (OB) berkata:
"saya disini sudah dua tahun bekerja, tak ada satu pun dari guru-guru yang ada yang berbicara dengan saya dan memberi saya senyuman ..."
"sebenarnya saya mempunyai ijazah S2 cuma karena kemiskinan dan kebutuhan hidup akhirnya saya mengambil pekerjaan ini". Lanjutnya (OB).
Saya tidak percaya dan ingin membuktikan pengakuannya, saya lalu mengundangnya ke rumah, kebetulan saya punya seorang anak yang duduk di kelas 3 SMA, saya lalu menyodrokan buku ensiklopedia berbahasa inggris, dia (sang OB) lalu membacanya tanpa terbata-bata, saya pun yakin kalau dia berkata jujur.
Dia kemudian rutin ziyarah kerumah saya setiap jumat, dia lalu mengumumkan keislamannya, bahkan bisa menyakinkan sepuluh orang temannya untuk ikut masuk islam.
Sebabnya:
"SENYUM DAN SEGELAH TEH"
Rasulullah bersabda: "Jangan engkau menganggap remeh sebuah kebaikan, bahkan jika kebaikan itu hanya memperlihatkan wajah yang sumringah di hadapan saudaramu saat bertemu"
Semoga ALLAH SWT. memaafkan kita semua dari segala kekurangan - kekurangan yang ada. Maka mulailah hari ini dengan Senyuman Terbaikmu. Karena bukan hanya kebaikan saja yang akan kamu terima. Tetapi dengan senyuman, kamu bisa meluluhkan hati seseorang.
Seorang guru di Jeddah bercerita: disaat saya sedang berada di ruang guru, saya membuat segelas teh untuk diminum, tapi lonceng kemudian berbunyi sementara tehnya masih sangat panas dan disekolah ini semua wajib untuk bersegera menuju kelas saat lonceng sudah berbunyi.
Saya kemudian melihat seorang OB (Office Boy) berkebangsaan Filiphina, saya tersenyum kepadanya dan memberinya segelas teh itu. Keesokan harinya, OB itu datang kepada saya dan berkata kalau dia sangat kaget, itu adalah kali pertama ada seorang guru yang tersenyum kepadanya dan bahkan memberinya segelas teh, dia merasa kalau ada sesuatu yag salah.
Dengan berat saya berkata kepadanya:
"saya ingin memuliakanmu dan kami orang islam, dan beginilah akhlaq kami"
Dia (OB) berkata:
"saya disini sudah dua tahun bekerja, tak ada satu pun dari guru-guru yang ada yang berbicara dengan saya dan memberi saya senyuman ..."
"sebenarnya saya mempunyai ijazah S2 cuma karena kemiskinan dan kebutuhan hidup akhirnya saya mengambil pekerjaan ini". Lanjutnya (OB).
Saya tidak percaya dan ingin membuktikan pengakuannya, saya lalu mengundangnya ke rumah, kebetulan saya punya seorang anak yang duduk di kelas 3 SMA, saya lalu menyodrokan buku ensiklopedia berbahasa inggris, dia (sang OB) lalu membacanya tanpa terbata-bata, saya pun yakin kalau dia berkata jujur.
Dia kemudian rutin ziyarah kerumah saya setiap jumat, dia lalu mengumumkan keislamannya, bahkan bisa menyakinkan sepuluh orang temannya untuk ikut masuk islam.
Sebabnya:
"SENYUM DAN SEGELAH TEH"
Rasulullah bersabda: "Jangan engkau menganggap remeh sebuah kebaikan, bahkan jika kebaikan itu hanya memperlihatkan wajah yang sumringah di hadapan saudaramu saat bertemu"
Semoga ALLAH SWT. memaafkan kita semua dari segala kekurangan - kekurangan yang ada. Maka mulailah hari ini dengan Senyuman Terbaikmu. Karena bukan hanya kebaikan saja yang akan kamu terima. Tetapi dengan senyuman, kamu bisa meluluhkan hati seseorang.
Tetaplah Tersenyum :)
04:23
Share:
Saturday, 7 November 2015
Pagi yang
begitu cerah ketika saya pergi kesekolah untuk menuntut ilmu demi menggapai
kesuksesan. Namun apala dayaku pagi yang begitu cerah harus ternodai dengan
siswa yang terlambat mengikuti apel. Setelah apel saya dan teman-teman sekolah
pun melakukan kegiatan setiap sabtu pagi yaitu melakukan senam pagi. Saat-saat
yang kami tunggu-tunggu ketika hari sabtu yaitu waktu setelah senam pagi karena
di waktu tersebut kami dibebaskan dari beban pelajaran yang harus kami terima
setiap harinya. Walaupun waktu bersenang-senang kami hanya berlangsung kurang
lebih satu jam tapi kami sangat merasa senang
Tuuuuuutttt,
tuuuuttttt, ttttuuuuuttt, bel pun berbunyi menandakan kami harus kembali masuk
ke kelas untuk menerima pelajaran guna enggapai sukses. Saya pun sangat
bersemangat untuk belajar demi menggapai sukses. Tapi, apalah daya semangat
belajarku seketika punah ketika aku teringat dengan perkataan seorang guru yang
berkata. “kalian di sekolah ini cukup belajar satu semester karena semester
berikutnya adalah permainan, siapa yang berkuasa di semester awal maka dialah
juaranya. Karena nilai kalian tidak akan turun”.
Seketika itu
aku termenung, jika saya mendapatkan nilai besar dengan sebuah permainan atau
bisa dikatakan nilai palsu maka akan sulit bagi saya untuk mengerti kehidupan.
Mungkin aku bisa sukses dengan nilai palsu, tetapi sukses-ku itu hanyalah
sukses palsu karena permainan dan bukan hasil jerih payah saya. Karena nilai di
dalam raportterdiri dari dua puluh persen murni dan sisanya palsu. Dengan
begini sudah dipastikan bahwa saya bisa sukses dengan kesuksesan palsu. Tapi
yang saya inginkan bukanlah kesuksesan tapi kesempurnaan.
Saya
teringat sepatah kata dalam film 3 idiot “jangan lah mengejar kesuksesan tapi
kejarlah kesempurnaan. Karena sukses belum tentu sempurna bisa saja palsu,
tetapi sempurna sudah dipastikan sukses.”
Sukses bisa
kita capai dengan kepalsuan, namun sempurna tidak bisa kita gapai dengan
kepalsuan. Kalau sukses bisa dengan duapuluh persen kemampuan diri dan sisanya
dengan kemapuan pihak lain, tetapi sempurna hanya dapat kita gapai dengan
delapan puluh persen kemampuan kita dan dua puluh persen bantuan orang lain.
Pagi yang
begitu cerah ketika saya pergi kesekolah untuk menuntut ilmu demi menggapai
kesuksesan. Namun apala dayaku pagi yang begitu cerah harus ternodai dengan
siswa yang terlambat mengikuti apel. Setelah apel saya dan teman-teman sekolah
pun melakukan kegiatan setiap sabtu pagi yaitu melakukan senam pagi. Saat-saat
yang kami tunggu-tunggu ketika hari sabtu yaitu waktu setelah senam pagi karena
di waktu tersebut kami dibebaskan dari beban pelajaran yang harus kami terima
setiap harinya. Walaupun waktu bersenang-senang kami hanya berlangsung kurang
lebih satu jam tapi kami sangat merasa senang
Tuuuuuutttt,
tuuuuttttt, ttttuuuuuttt, bel pun berbunyi menandakan kami harus kembali masuk
ke kelas untuk menerima pelajaran guna enggapai sukses. Saya pun sangat
bersemangat untuk belajar demi menggapai sukses. Tapi, apalah daya semangat
belajarku seketika punah ketika aku teringat dengan perkataan seorang guru yang
berkata. “kalian di sekolah ini cukup belajar satu semester karena semester
berikutnya adalah permainan, siapa yang berkuasa di semester awal maka dialah
juaranya. Karena nilai kalian tidak akan turun”.
Seketika itu
aku termenung, jika saya mendapatkan nilai besar dengan sebuah permainan atau
bisa dikatakan nilai palsu maka akan sulit bagi saya untuk mengerti kehidupan.
Mungkin aku bisa sukses dengan nilai palsu, tetapi sukses-ku itu hanyalah
sukses palsu karena permainan dan bukan hasil jerih payah saya. Karena nilai di
dalam raportterdiri dari dua puluh persen murni dan sisanya palsu. Dengan
begini sudah dipastikan bahwa saya bisa sukses dengan kesuksesan palsu. Tapi
yang saya inginkan bukanlah kesuksesan tapi kesempurnaan.
Saya
teringat sepatah kata dalam film 3 idiot “jangan lah mengejar kesuksesan tapi
kejarlah kesempurnaan. Karena sukses belum tentu sempurna bisa saja palsu,
tetapi sempurna sudah dipastikan sukses.”
Sukses bisa
kita capai dengan kepalsuan, namun sempurna tidak bisa kita gapai dengan
kepalsuan. Kalau sukses bisa dengan duapuluh persen kemampuan diri dan sisanya
dengan kemapuan pihak lain, tetapi sempurna hanya dapat kita gapai dengan
delapan puluh persen kemampuan kita dan dua puluh persen bantuan orang lain.
04:25
Share:
Friday, 1 May 2015
Mau dibawa kemanakah bangsa ini jika para pelajar yang katanya generasi penerus bangsa, tetapi banyak yang tidak berakhlak. Kurikulum pelajarannya pendidikan karakter, katanya..? tapi kenyataanya karakter pelajar banyak yang tidak berakhlak. Banyak siswa mengeluh ini dan itu, sampai-sampai mereka frutasi.
Ngomong-ngomong tentang frustasi, banyak sekali pelajar yang menyalah artikan frustasi. Sebagai contoh, ada seorang pelajar (P) yang merokok di tempat umum dan saat itu juga ada seorang wartawan (W) yang melihatnya. Ketika wartawan itu bertanya.
W : Kenapa kamu merokok kamu kan masih sekolah..?
P : "Karena aku frustasi, mikirin pelajaran, orangtua, ekonomi..?
W: "Cuma gara-gara frustasi kamu rela menghabiskan uangmu dan merusak tubuhmu..? kalau kamu frustasi kamu buat aja kegiatan yang lebih bermanfaat supaya frustasimu hilang, bukan dengan merokok.."
P : "Alah sok tau,!!! cari kerjaan yang bermanfaat tambah stress saya. Mendingan merokok hilang stress saya.."
Inikah pelajar dengan pendidikan karakter (K 13)..? Kalau begitu mau jadi apa bangsa ini di masa depan..?
Frustasi seakan-akan menjadi alasan terbesar bagi para pelajar untuk merokok. Kalau anda frustasi, sebenarnya masih banyak pekerjaan yang bisa anda lakukan bukan merokok. Bisa saja anda tuangkan semua kefrustasian yang ada dalam anda kedalam sebuah tulisan. Saya rasa itu bisa sedikit mengurasi rasa frustasi anda, dari pada ana merokok!. Frustasi tidak hilang, masalah tambah datang dan anda bisa gila.
Mungkin Rokok memang bisa menghilangkan frustasi seseorang,tapi itu bisa menyebabkan ketergantungan dan mungkin bisa membuat anda mencoba yang lebih dari rokok, narkoba mungkin atau yang lainnya. Merokok juga bisa menyababkan datangnya berbagai penyakit. Sekarang anda tinggal memilih mau menghilangkan frustasi dengan kenangan berupa tulisan anda atau menghilangkan frustasi dengan kematian yang cool, calm and confident akibat merokok.
Frustasi emang wajar, karena setiap orang pasti mempunyai masalah yang bisa membuat dia frustasi. masalah itu sebenarnya seperti anda mengangkat segelas air putih dengan tangan anda. satu menit anda mengangkat gelas tersebut mungkin anda belum merasa apa-apa. Lima menit anda mengangkat gelas tersebut maka anda akan merasakan pegal, sepuluh menit anda mengangkatnya maka tangan anda akan kram, semakin lama maka akan semakin terasa sakit di tangan anda. Hal yang harus anda lakukan untuk menghilangkan rasa sakit itu adalah menaruh kembali gelas tersebut.
Begitu juga masalah yang ada dalam pikiran anda, satu menit masalah tersebut dalam pikiran anda, mungkin anda belum merasakan apa-apa. setelah satu jam maka anda akan merasa pusing, satu hari anda akan merasa frustasi, satu minggu anda bisa saja demam, satu bulan maka anda bisa menderita sakit yang berat. Bagaimana jika masalah tersebut berada dalam pikiran anda selama bertahun-tahun lamanya..? Jadi, sekarang yang harus anda lakukan ketika banyaknya masalah dalam pikiran anda adalah dengan melupakannya dan mulai melakukan pekerjaan baru yang bisa membuat anda lupa akan masalah tersebut. Tetapi, bukan dengan hal yang negatif yang bisa menambah masalah anda. Namun, dengan hal yang positif.
Mau dibawa kemanakah bangsa ini jika para pelajar yang katanya generasi penerus bangsa, tetapi banyak yang tidak berakhlak. Kurikulum pelajarannya pendidikan karakter, katanya..? tapi kenyataanya karakter pelajar banyak yang tidak berakhlak. Banyak siswa mengeluh ini dan itu, sampai-sampai mereka frutasi.
Ngomong-ngomong tentang frustasi, banyak sekali pelajar yang menyalah artikan frustasi. Sebagai contoh, ada seorang pelajar (P) yang merokok di tempat umum dan saat itu juga ada seorang wartawan (W) yang melihatnya. Ketika wartawan itu bertanya.
W : Kenapa kamu merokok kamu kan masih sekolah..?
P : "Karena aku frustasi, mikirin pelajaran, orangtua, ekonomi..?
W: "Cuma gara-gara frustasi kamu rela menghabiskan uangmu dan merusak tubuhmu..? kalau kamu frustasi kamu buat aja kegiatan yang lebih bermanfaat supaya frustasimu hilang, bukan dengan merokok.."
P : "Alah sok tau,!!! cari kerjaan yang bermanfaat tambah stress saya. Mendingan merokok hilang stress saya.."
Inikah pelajar dengan pendidikan karakter (K 13)..? Kalau begitu mau jadi apa bangsa ini di masa depan..?
Frustasi seakan-akan menjadi alasan terbesar bagi para pelajar untuk merokok. Kalau anda frustasi, sebenarnya masih banyak pekerjaan yang bisa anda lakukan bukan merokok. Bisa saja anda tuangkan semua kefrustasian yang ada dalam anda kedalam sebuah tulisan. Saya rasa itu bisa sedikit mengurasi rasa frustasi anda, dari pada ana merokok!. Frustasi tidak hilang, masalah tambah datang dan anda bisa gila.
Mungkin Rokok memang bisa menghilangkan frustasi seseorang,tapi itu bisa menyebabkan ketergantungan dan mungkin bisa membuat anda mencoba yang lebih dari rokok, narkoba mungkin atau yang lainnya. Merokok juga bisa menyababkan datangnya berbagai penyakit. Sekarang anda tinggal memilih mau menghilangkan frustasi dengan kenangan berupa tulisan anda atau menghilangkan frustasi dengan kematian yang cool, calm and confident akibat merokok.
Frustasi emang wajar, karena setiap orang pasti mempunyai masalah yang bisa membuat dia frustasi. masalah itu sebenarnya seperti anda mengangkat segelas air putih dengan tangan anda. satu menit anda mengangkat gelas tersebut mungkin anda belum merasa apa-apa. Lima menit anda mengangkat gelas tersebut maka anda akan merasakan pegal, sepuluh menit anda mengangkatnya maka tangan anda akan kram, semakin lama maka akan semakin terasa sakit di tangan anda. Hal yang harus anda lakukan untuk menghilangkan rasa sakit itu adalah menaruh kembali gelas tersebut.
Begitu juga masalah yang ada dalam pikiran anda, satu menit masalah tersebut dalam pikiran anda, mungkin anda belum merasakan apa-apa. setelah satu jam maka anda akan merasa pusing, satu hari anda akan merasa frustasi, satu minggu anda bisa saja demam, satu bulan maka anda bisa menderita sakit yang berat. Bagaimana jika masalah tersebut berada dalam pikiran anda selama bertahun-tahun lamanya..? Jadi, sekarang yang harus anda lakukan ketika banyaknya masalah dalam pikiran anda adalah dengan melupakannya dan mulai melakukan pekerjaan baru yang bisa membuat anda lupa akan masalah tersebut. Tetapi, bukan dengan hal yang negatif yang bisa menambah masalah anda. Namun, dengan hal yang positif.
Roqim
SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA, 27 April 2015
02:44
Share:
Thursday, 19 March 2015
Uang bukan lah segalanya, mungkin kata-kata ini benar tapi harus anda tahu bahwa di zaman globalisasi ini segalanya butuh uang. memang maknanya berbeda namun, dikehidupan sehari-hari itu tidak jauh berbeda. karena dengan uang semua bisa dibelibahkan harga diri orang yang murahan. tapi bagi kalangan orang-orang bawah yang mempunyai harga diri tinggi baginya uang bukan lah segalanya.
Uang bisa menaikkan derajat hidup seseorang bahkan jabatan pun bisa dibeli dengan uang. seorang yang memiliki jabatan tinggi akan disegani begitupun keturunannya. ini sangat berbandi ng terbalik dengan kalangan orangbawah yang hanya dipandang sebelah mata. sebagai contoh: disebuah sekolah sebagian siswanya anak orang kalangan atas dan sebagian lagi siswanya anak orang kalangan bawah yang dipandang sebelah mata. ketika anak kalangan atas (kolongmerat, pejabat dll) telat datang kesekolah maka guru di sekolah tersebut bilang "maklum perjalanannya jauh dan juga macet". Namun itu berbanding terbalik jika anak kalangan orang bawah telat datang ke sekolah, maka guru akan menghukum mereka dengan berkata "makanya kalo rumah jauh dipelosok tu berangatnya pagi-pagi dari rumah!!". Padahal setiap kali berbicara didepan banyak orang guru tersebut selalu bilang,"saya tidak memandang siapapun, mau anak pejabat, konglongmerat dan lain-lain kalo emang dia salah maka saya akan menghukumnya. Tetapi ketika dilapang semua itu hanyalah omong kosong biasa.
Yang menjadi pertanyaan sekarang kapan pendidikan di Indonesia akan maju kalo sistemnya yang kalangan atas dikedepannkan walaupun anak konglongmerat tersebut tidak terlalu pintar. tetapi anak kalangan bawah yang jenius dikeduakan. Dengan alasan, untuk membeli ini lah itulah dan supaya mudah masuk ke jenjang selanjutnya.
banyak juga sekolah-sekolah yang mengkonfersi nilai bukan berdasarkan kemampuan tetapi berdasarkan nilai sebelumnya. Kalo begini siswa pasti akan berpikiran bahwa untuk apa belajar kalo nilai juga dikonfersi bukan hasil ulangan ataupun tugas. tetapi ketika ditanya jajaran sekolah menjawab, "ini kami lakukan untuk menyelamatkan anak bangsa". mungkin benar untuk menyelamatkan anak bangsa dari malu karena tidak naik kelas namun itu semua bisa membubuh anak bangsa ketika dia di dunia luar.
saya ingin Indonesia kembali lagi ke kejayaannya bukan semakin bernafsu untuk memiliki banyak uang dengan mengorbankan kalangan bawah. kalo begini kesenjangan akan semakin tinggi dan yang kaya makin kaya lalu yang miskin makin terlantar.
Uang bukan lah segalanya, mungkin kata-kata ini benar tapi harus anda tahu bahwa di zaman globalisasi ini segalanya butuh uang. memang maknanya berbeda namun, dikehidupan sehari-hari itu tidak jauh berbeda. karena dengan uang semua bisa dibelibahkan harga diri orang yang murahan. tapi bagi kalangan orang-orang bawah yang mempunyai harga diri tinggi baginya uang bukan lah segalanya.
Uang bisa menaikkan derajat hidup seseorang bahkan jabatan pun bisa dibeli dengan uang. seorang yang memiliki jabatan tinggi akan disegani begitupun keturunannya. ini sangat berbandi ng terbalik dengan kalangan orangbawah yang hanya dipandang sebelah mata. sebagai contoh: disebuah sekolah sebagian siswanya anak orang kalangan atas dan sebagian lagi siswanya anak orang kalangan bawah yang dipandang sebelah mata. ketika anak kalangan atas (kolongmerat, pejabat dll) telat datang kesekolah maka guru di sekolah tersebut bilang "maklum perjalanannya jauh dan juga macet". Namun itu berbanding terbalik jika anak kalangan orang bawah telat datang ke sekolah, maka guru akan menghukum mereka dengan berkata "makanya kalo rumah jauh dipelosok tu berangatnya pagi-pagi dari rumah!!". Padahal setiap kali berbicara didepan banyak orang guru tersebut selalu bilang,"saya tidak memandang siapapun, mau anak pejabat, konglongmerat dan lain-lain kalo emang dia salah maka saya akan menghukumnya. Tetapi ketika dilapang semua itu hanyalah omong kosong biasa.
Yang menjadi pertanyaan sekarang kapan pendidikan di Indonesia akan maju kalo sistemnya yang kalangan atas dikedepannkan walaupun anak konglongmerat tersebut tidak terlalu pintar. tetapi anak kalangan bawah yang jenius dikeduakan. Dengan alasan, untuk membeli ini lah itulah dan supaya mudah masuk ke jenjang selanjutnya.
banyak juga sekolah-sekolah yang mengkonfersi nilai bukan berdasarkan kemampuan tetapi berdasarkan nilai sebelumnya. Kalo begini siswa pasti akan berpikiran bahwa untuk apa belajar kalo nilai juga dikonfersi bukan hasil ulangan ataupun tugas. tetapi ketika ditanya jajaran sekolah menjawab, "ini kami lakukan untuk menyelamatkan anak bangsa". mungkin benar untuk menyelamatkan anak bangsa dari malu karena tidak naik kelas namun itu semua bisa membubuh anak bangsa ketika dia di dunia luar.
saya ingin Indonesia kembali lagi ke kejayaannya bukan semakin bernafsu untuk memiliki banyak uang dengan mengorbankan kalangan bawah. kalo begini kesenjangan akan semakin tinggi dan yang kaya makin kaya lalu yang miskin makin terlantar.
21:31
Share:
Friday, 12 December 2014
Come On Join Us!!! 2nd ULTRA Solidarity Games. Dalam Rangka memperingati hari lahir SMAN ULTRA yang ke-10 kami OSIS&MPK SMAN ULTRA mengadakan berbagai macam lomba dengan biaya pendaftaran sebagai berikut : LCC (Tingkat SMP/MTs) pendaftaran Rp 200.000, Futsal ( SMA/SMK/MA) Pendaftaran Rp 200.000, Basket pa/pi (SMA/SMK/MA) Pendaftaran Rp 200.000, MTQ pa/pi (SMP/MTs, SMA/SMK/MA) Rp 100.000, LTBB pa/pi ( SMA/SMK/MA) Rp 200.000, Tari Kreasi ( SMP/MTs, SMA/SMK/MA) Rp 200.000, Volley Ball pa/pi (SMA/SMK/MA) Rp 200.000. akan memperebutkan Piala Gubernur SUMSEL dan Piala Bupati OI, pemenang akan mendapatkan Tropi tetap, piagam dan Uang pembinaan. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 19-31 Januari 2015, pendaftaran dimulai pada tanggal 8 Des 2014 -17 jan 2015 dan TM tanggal 17 januari 2015. Setiap perwakilan sekolah diharapkan hadir pada Opening Ceremony pada tanggal 19 Januari 2015. CP: Ian Aditama ( 087734345114) M.Khoirul Maulana (087796539796) Winda Regita Pratiwi ( 089686555854) Meri Purnamasari ( 0887325636) Suci Ambarwati ( 082184003641) Fitri Indah Haryati (081367138057) Dwi Habibie Sebastian (087898319328) Thank's
Come On Join Us!!! 2nd ULTRA Solidarity Games. Dalam Rangka memperingati hari lahir SMAN ULTRA yang ke-10 kami OSIS&MPK SMAN ULTRA mengadakan berbagai macam lomba dengan biaya pendaftaran sebagai berikut : LCC (Tingkat SMP/MTs) pendaftaran Rp 200.000, Futsal ( SMA/SMK/MA) Pendaftaran Rp 200.000, Basket pa/pi (SMA/SMK/MA) Pendaftaran Rp 200.000, MTQ pa/pi (SMP/MTs, SMA/SMK/MA) Rp 100.000, LTBB pa/pi ( SMA/SMK/MA) Rp 200.000, Tari Kreasi ( SMP/MTs, SMA/SMK/MA) Rp 200.000, Volley Ball pa/pi (SMA/SMK/MA) Rp 200.000. akan memperebutkan Piala Gubernur SUMSEL dan Piala Bupati OI, pemenang akan mendapatkan Tropi tetap, piagam dan Uang pembinaan. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 19-31 Januari 2015, pendaftaran dimulai pada tanggal 8 Des 2014 -17 jan 2015 dan TM tanggal 17 januari 2015. Setiap perwakilan sekolah diharapkan hadir pada Opening Ceremony pada tanggal 19 Januari 2015. CP: Ian Aditama ( 087734345114) M.Khoirul Maulana (087796539796) Winda Regita Pratiwi ( 089686555854) Meri Purnamasari ( 0887325636) Suci Ambarwati ( 082184003641) Fitri Indah Haryati (081367138057) Dwi Habibie Sebastian (087898319328) Thank's